MATERI I "Akademik & Kurikulum oleh Dr. Muhammad Irsyad”
1. Kuliah bukan sekadar belajar teori, tapi juga membentuk karakter, kompetensi, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
2. Jenjang studi: D3 (3 tahun), D4 (4 tahun), S1 (4 tahun).
3. Prospek lulusan beragam: karyawan, peneliti, akademisi, wirausahawan, birokrat, pekerja sosial, hingga politisi.
4. Persiapan mahasiswa sejak awal:
5. Karakter kuat (jujur, disiplin, religius, tekun).
6. Prestasi akademik tinggi (IPK, keterampilan teknis).
7. Soft skill unggul (leadership, teamwork, problem solving, komunikasi, adaptasi, critical thinking).
8. Hal yang wajib diperhatikan: peraturan akademik, jadwal kuliah, RPS, referensi ilmiah, serta keaktifan dalam bimbingan akademik.
MATERI II “Keuangan, Sarana-Prasarana, & Beasiswa oleh Ir. Vera Agustriana Noorhidana”
1. Fasilitas kampus: gedung perkuliahan, jurusan lengkap, 46 laboratorium, aula, masjid, perpustakaan digital, dan sarana olahraga (kolam renang, lapangan basket/voli/tenis, GSG).
2. Skema biaya:
3. BKT & UKT sebagai dasar pembayaran kuliah.
4. Tersedia keringanan/pembebasan UKT hingga 100% untuk kondisi tertentu (misalnya bencana).
5. Mahasiswa dapat mengajukan penurunan kelompok UKT melalui aplikasi SIKEBAS.
6. Beasiswa di UNILA beragam: KIP, Unggulan, Bantuan UKT, Djarum, BI, Adaro, Salemba Empat, IKAT, dan lainnya. Sekitar 500 mahasiswa mendapat beasiswa tiap tahun.
7. Hak mahasiswa: memperoleh fasilitas, bimbingan, serta kesempatan akademik.
8. Kewajiban mahasiswa: menaati aturan, membayar UKT tepat waktu, dan menjaga nama baik institusi.
MATERI III “Kemahasiswaan & Karakter oleh Dr. Eng. Ageng Sadnowo Repelianto”
• Identitas diri = bagaimana kita mendefinisikan diri; reputasi = bagaimana orang lain menilai kita.
• Karakter dapat dibentuk melalui latihan, kebiasaan, dan pola pikir.
• Mindset menentukan kesuksesan:
• Fixed mindset → pasrah, statis.
• Growth mindset → berkembang, terbuka pada tantangan.
• Faktor pembentuk karakter: keluarga, budaya, sejarah, agama, hukum, pengalaman.
• Bangsa maju lahir dari warganya yang berpikiran maju.
• Tiga langkah memahami diri:
1. Melakukan perjalanan (fisik & pengalaman).
2. Mempelajari sejarah.
3. Mengenali cara berpikir yang melahirkan kesadaran diri.
• Penguatan karakter bangsa menekankan integritas: keselarasan ucapan dan tindakan.
MATERI IV “Pendidikan Tinggi & Etika Digital oleh Dr. Eng. Helmy Fitriawan”
• Pendidikan tinggi harus holistik: olah otak (kognitif), olah hati (afektif), olah keterampilan (psikomotorik).
• Mahasiswa era globalisasi dituntut untuk adaptif, inovatif, serta mampu bersaing secara internasional.
• Nilai dasar: Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI sebagai pondasi.
• Mahasiswa abad 21 perlu:
1. Literasi digital.
2. Etika dalam bermedia sosial dan berteknologi (digital etiquette).
3. Keseimbangan antara kemampuan akademik dan sikap bermasyarakat.
0 Komentar